Selasa, 27 November 2018

SKRIPSI S1-PGPAUD UPAYA MENINGKATKAN PEMAHAMAN ANAK DALAM PENGENALAN HURUF ABJAD MELALUI KEGIATAN MEWARNAI DI TK PEUTEUNANG ATEE PEUDADA KABUPATEN BIREUEN

UPAYA MENINGKATKAN PEMAHAMAN ANAK DALAM PENGENALAN HURUF ABJAD MELALUI KEGIATAN MEWARNAI DI TK PEUTEUNANG ATEE PEUDADA KABUPATEN BIREUEN

ABSTRAK

Penelitian ini berjudul “Upaya Meningkatkan Pemahaman Anak Dalam Pengenalan Huruf Abjad Melalui Kegiatan Mewarnai di TK Peuteunang Atee Peudada Kabupaten Bireuen”. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah Bagaimanakah peningkatan pemahaman anak dalam pengenalan huruf abjad melalui kegiatan mewarnai di TK Peutenang Ate Peudada Kabupaten Bireuen. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui peningkatan pemahaman anak dalam pengenalan huruf abjad melalui kegiatan mewarnai di TK Peutenang Ate Peudada Kabupaten Bireuen. Metode penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK). Penelitian kegiatan pembelajaran ini dilakukan dengan penelitian tindakan kelas dengan melalui 4  tahap, yaitu perencanaan, implementasi, observasi, dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perkembangan kemampuan mengenal huruf abjad pada anak usia dini merupakan suatu hal yang perlu diperhatikan. Peningkatan pemahaman anak dalam mengenal huruf abjad anak dapat terlihat dari hasil penelitian. Pada siklus I ketuntasan anak mencapai 60% dan hasil tersebut meningkat pada siklus II menjadi 87%. Hal ini membuktikan bahwa pemahaman anak dalam mengenal huruf abjad meningkat melalui kegiatan mewarnai di TK Peuteunang Ate Peudada Kabupaten Bireuen.



Kata kunci: Pengenalan Huruf Abjad dan Kegiatan Mewarnai
Continue Reading →

SKRIPSI S1-PGPAUD PERSEPSI GURU TERHADAP SISTEM PELAKSANAAN EVALUASI DI TK HARAPAN BUNDA KECAMATAN PEUDADA KABUPATEN BIREUEN

PERSEPSI GURU TERHADAP SISTEM PELAKSANAAN EVALUASI DI TK HARAPAN BUNDA KECAMATAN PEUDADA KABUPATEN BIREUEN

ABSTRAK


Penelitian ini berjudul Persepsi Guru Terhadap Sistem Pelaksanaan Evaluasi di TK Kecamatan Peudada Kabupaten Bireuen. Penelitian ini dilatarbelakangi karena para guru PAUD di Kecamatan Peudada masih belum sepenuhnya memahami tentang tata cara evaluasi pembelajaran secara menyeluruh. Di mana hal ini dibuktikan dengan banyaknya guru yang melakukan penilaian tanpa merujuk pada pedoman penilaian yang menjadi acuan dalam melakukan evaluasi pembelajaran. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah Bagaimanakah persepsi guru terhadap sistem pelaksanaan evaluasi di TK Kecamatan Peudada Kabupaten Bireuen?. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui persepsi guru terhadap sistem pelaksanaan evaluasi di TK Kecamatan Peudada Kabupaten Bireuen. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif. subjek pada penelitian ini adalah guru pada Taman Kanak-Kanak Harapan Bunda di Kecamatan Peudada yang berjumlah 4 orang. Adapun teknik pengumpulan data menggunakan observasi, angket, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi guru Taman Kanak-kanak di Kecamatan Peudada Kabupaten Bireuen terhadap prinsip penilaian menggambarkan bahwa para guru tersebut memahami prinsip-prinsip penilaian sesuai dengan yang telah ditetapkan. Sehingga dengan prinsip penilaian tersebut, mampu dijadikan sebagai sebuah tuntutan baru agar kualitas mengajar meningkat seiring berkembangnya zaman. Kemudian juga diketahui guru terbantu dengan adanya pedoman teknik penilaian yang telah diatur dalam pedoman penilaian. Selain itu, diberinya kesempatan kepada para guru dalam menggunakan alat evaluasi yang mereka kembangkan sendiri sesuai dengan kebutuhan anak. Hal ini benar-benar menmbantu guru untuk mengetahui keadaan anak yang sebenarnya. Hasil penelitian juga diperoleh pelaporan hasil penilaian menyatakan bahwa guru-guru tersebut memahami cara pelaporan hasil penilaian yang telah ditetapkan dan bahkan mereka terbantu dalam melakukan terbantu dengan adanya teknik penilaian yang telah diatur dalam pedoman penilaian.

Kata kunci: Persepsi Guru dan Sistem Pelaksanaan Evaluasi



iii
 
iii
 
 
Continue Reading →

SKRIPSI S1-PGPAUD MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENULIS HURUF MELALUI LATIHAN MENARIK GARIS PADA ANAK KELOMPOK B DI TAMAN KANAK-KANAK CUT MEUTIA PANTE PISANG KECAMATAN PEUSANGAN, KABUPATEN BIREUEN

MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENULIS HURUF MELALUI LATIHAN MENARIK GARIS PADA ANAK KELOMPOK B DI
TAMAN KANAK-KANAK CUT MEUTIA PANTE PISANG
KECAMATAN PEUSANGAN, KABUPATEN BIREUEN

ABSTRAK


Penelitian ini berjudul upaya meningkatkan keterampilan menulis huruf melalui latihan menarik garis pada anak kelompok B di Taman Kanak-Kanak Cut Meutia Pante Pisang Kecamatan Peusangan Kabupaten Bireuen. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana upaya meningkatkan keterampilan menulis huruf melalui latihan menarik garis pada anak kelompok B di Taman Kanak-Kanak Cut Meutia Pante Pisang Kecamatan Peusangan Kabupaten Bireuen?. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat upaya meningkatkan keterampilan menulis huruf melalui latihan menarik garis pada anak kelompok B di Taman Kanak-Kanak Cut Meutia Pante Pisang Kecamatan Peusangan Kabupaten Bireuen. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (Clasroom Action Research). Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Subjek yang diteliti adalah anak didik kelompok B TK Cut Meutia Kecamatan Peusangan Kabupaten Bireuen yang berjumlah 20 (dua puluh) anak terdiri dari 9 (sembilan) anak laki-laki dan 11 (sebelas) anak perempuan tahun pelajaran 2017/2018. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan 4 tahapan, yaitu: koleksi data, reduksi data, display data, verifikasi data dan mengambil kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada tes awal, keterampilan dalam menulis melalui latihan menarik garis seperti menarik garis tegak lurus, dan menarik mendatar yaitu 13 orang anak atau 65% yang mendapatkan nilai kurang dengan rentang antara ≤ 60, sedangkan anak yang mendapat nilai cukup adalah 7 orang anak atau 35%. Terlihat disini bahwa anak belum begitu mampu menulis melalui latihan menarik garis, dengan demikian, dapat dikatakan keterampilan anak dalam menulis masih sangat rendah. Sedangkan hasil penilaian tes siklus II pertemuan 1 keterampilan dalam menulis melalui latihan menarik garis seperti menarik garis tegak lurus, dan menarik mendatar yaitu 5 orang anak atau 25% yang mendapatkan nilai kurang dengan rentang antara ≤ 60, sedangkan anak yang mendapat nilai cukup adalah 13 orang anak atau 65% dan 2 orang anak atau 10% yang mendapatkan nilai baik dengan rentang antara 80-85. Dapat dikatakan bahwa penelitian sudah berhasil dilaksanakan, anak sudah mencapai lebih dari 80% tuntas dalam keterampilan menulis melalui latihan menarik garis pada anak kelompok B di Taman Kanak-Kanak Cut Meutia Pante Pisang Kecamatan Peusangan Kabupaten Bireuen.


Kata Kunci    :           Keterampilan Menulis, Latihan Menarik Garis, meningkatkan keterampilan

Continue Reading →

SKRIPSI S1-PGPAUD UPAYA GURU DALAM MENINGKATKAN PEMBELAJARAN MELALUI PEMANFAATAN BAHAN BEKAS PADA KELOMPOK A DI TK BUNGOENG PANJOE KECAMATAN PEUSANGAN KABUPATEN BIREUEN

UPAYA GURU DALAM MENINGKATKAN PEMBELAJARAN MELALUI PEMANFAATAN BAHAN BEKAS PADA
KELOMPOK A DI TK BUNGOENG PANJOE
 KECAMATAN PEUSANGAN
KABUPATEN BIREUEN

ABSTRAK


Upaya mengembangkan potensi belajar serta meningkatkan pembelajaran berhitung menggunakan permainan kartu angka dari kardus bekas. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimanakah upaya guru dalam meningkatkan pembelajaran melalui pemanfaatan bahan bekas pada kelompok A di TK Bungoeng Panjoe  Kecamatan Peusangan Kabupaten Bireuen?. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif yaitu suatu penelitian yang berusaha mengungkapkan gejala secara menyeluruh. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Pemamfaatan bahan bekas dan peralatan sederhana sebagai media bukanlah hal yang baru dalam dunia pendidikan. Sebelum media pendidikan modern hadir, para guru telah menggunakan berbagai media dan alat peraga buatannya sendiri untuk  menjelaskan materi pelajarannya. Guru selalu dituntut mengembangkann kreaktifitasnya agar materi dapat diterima dengan baik oleh anak. Kreaktifitas seorang guru bisa terlihat ketika mencoba memanfaatkan bahan-bahan sederhana yang bisa dijadikan suatu mediadidalam mata pelajarannya. Sampah kertas bisa dijadikan media yang sangat baik untuk menigkatkan kesadaran lingkungan yang bersih dan sehat. Anak bisa diajarkan tentang bagaimana sampah bisa menurunkan kualitas dan merusak lingkungan hidupnya.  


Kata Kunci    :           Kemampuan Kognitif, dan Media Pembelajaran Pemanfaatan Bahan Bekas.
                                                                                    




Continue Reading →

SKRIPSI S1 - PGPAUD UPAYA GURU DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN ANAK MENGHAFAL AYAT-AYAT PENDEK DI TK CUT MEUTIA PANTE PISANG KECAMATAN PEUSANGAN KABUPATEN BIREUEN

UPAYA GURU DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN ANAK MENGHAFAL AYAT-AYAT PENDEK DI TK CUT MEUTIA PANTE PISANG KECAMATAN PEUSANGAN KABUPATEN BIREUEN

ABSTRAK


Penelitian ini berjudul upaya guru dalam meningkatkan kemampuan anak menghafal ayat-ayat pendek di TK Cut Meutia Pante Pisang Kecamatan Peusangan Kabupaten Bireuen. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui upaya guru dalam meningkatkan kemampuan anak menghafal ayat-ayat pendek di TK Cut Meutia Pante Pisang Kecamatan Peusangan Kabupaten Bireuen. Metode Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan deskriptif. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif. Hasil penelitian di peroleh bahwa, dalam meningkatkan kemampuan baca tulis Al-Qur'an anak didik, guru kelas di TK Cut Meutia Pante Pisang juga berusaha menciptakan kondisi belajar yang baik pada murid-muridnya. Anak-anak ditekankan untuk berwuduk dulu sebelum pelajaran agama berlangsung. Karena pada waktu proses belajar mengajarnya akan membaca surat-surat pendek dalam Al-Qur'an dan selalu diawali pada waktu shalat. Melihat kondisi di TK Cut Meutia Pante Pisang, intelegensi yang berada dalam faktor psikologis adalah salah satu faktor pendukung dalam upaya guru meningkatkan kemampuan baca tulis Al-Qur'an anak didik. Karena faktor itu berasal dari kemampuan murid itu sendiri. Hal itu juga diakui oleh guru agama TK Cut Meutia Pante Pisang, bahwa kemampuan rata-rata murid dalam hal baca dan tulis Al-Qur'an adalah bagus walau masih terbata-bata, namun ada kemungkinan keseringan dalam membaca akan memudahkan untuk mengingat. Namun juga tidak menutup kemungkinan masih ada sebagian murid yang kurang mampu dalam hal menghafal ayat-ayat pendek.


Kata Kunci    :           Kemampuan Anak, Menghafal Ayat-Ayat Pendek, Mempelajari Al-Qur'an
                                                                                    




Continue Reading →

SKRIPSI S1-PGPAUD UPAYA GURU DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN ANAK MENGHAFAL AYAT-AYAT PENDEK DI TK CUT MEUTIA PANTE PISANG KECAMATAN PEUSANGAN KABUPATEN BIREUEN

UPAYA GURU DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN ANAK MENGHAFAL AYAT-AYAT PENDEK DI TK CUT MEUTIA PANTE PISANG KECAMATAN PEUSANGAN KABUPATEN BIREUEN

ABSTRAK


Penelitian ini berjudul upaya guru dalam meningkatkan kemampuan anak menghafal ayat-ayat pendek di TK Cut Meutia Pante Pisang Kecamatan Peusangan Kabupaten Bireuen. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui upaya guru dalam meningkatkan kemampuan anak menghafal ayat-ayat pendek di TK Cut Meutia Pante Pisang Kecamatan Peusangan Kabupaten Bireuen. Metode Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan deskriptif. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif. Hasil penelitian di peroleh bahwa, dalam meningkatkan kemampuan baca tulis Al-Qur'an anak didik, guru kelas di TK Cut Meutia Pante Pisang juga berusaha menciptakan kondisi belajar yang baik pada murid-muridnya. Anak-anak ditekankan untuk berwuduk dulu sebelum pelajaran agama berlangsung. Karena pada waktu proses belajar mengajarnya akan membaca surat-surat pendek dalam Al-Qur'an dan selalu diawali pada waktu shalat. Melihat kondisi di TK Cut Meutia Pante Pisang, intelegensi yang berada dalam faktor psikologis adalah salah satu faktor pendukung dalam upaya guru meningkatkan kemampuan baca tulis Al-Qur'an anak didik. Karena faktor itu berasal dari kemampuan murid itu sendiri. Hal itu juga diakui oleh guru agama TK Cut Meutia Pante Pisang, bahwa kemampuan rata-rata murid dalam hal baca dan tulis Al-Qur'an adalah bagus walau masih terbata-bata, namun ada kemungkinan keseringan dalam membaca akan memudahkan untuk mengingat. Namun juga tidak menutup kemungkinan masih ada sebagian murid yang kurang mampu dalam hal menghafal ayat-ayat pendek.


Kata Kunci    :           Kemampuan Anak, Menghafal Ayat-Ayat Pendek, Mempelajari Al-Qur'an
                                                                                    



Continue Reading →

SKRIPSI S1-PGPAUD PENINGKATAN KEMAMPUAN ANAK DALAM MENGENAL DAN MENULIS ANGKA DENGAN MENGGUNAKAN GAMBAR POLA ANGKA DI FLASH CARD PADA PAUD AL-MUTTAQIN KECAMATAN JULI KABUPATEN BIREUEN

PENINGKATAN KEMAMPUAN ANAK DALAM MENGENAL DAN MENULIS ANGKA DENGAN MENGGUNAKAN GAMBAR POLA ANGKA DI FLASH CARD PADA PAUD AL-MUTTAQIN KECAMATAN JULI KABUPATEN BIREUEN


ABSTRAK


Penelitian ini berjudul Peningkatan kemampuan anak dalam mengenal dan menulis angka dengan menggunakan gambar pola angka di Flash Card pada PAUD Al-Muttaqin Kecamatan Juli Kabupaten Bireuen. Tujuan dari penelitian ini untuk mengkaji peningkatan Kemampuan Anak Dalam Mengenal Dan Menulis Angka Dengan Menggunakan Gambar Pola Angka Di Flash Card Pada Paud Al-Muttaqin Kecamatan Juli Kabupaten Bireuen. Berhitung di Taman Kanak-Kanak diharapkan tidak hanya berkaitan dengan kemampuan kognitif saja, tetapi juga kesiapan mental, sosial dan emosional. Oleh karena itu dalam pelaksanaannya, berhitung di Taman Kanak-Kanak dilakukan secara menarik dan bervariasi. Media yang akan menunjang pembelajaran berhitung di Taman Kanak-Kanak dengan cara yang menarik adalah Flash Card. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif yang bersifat deskriptif yaitu suatu penelitian yang berusaha mengungkapkan gejala secara menyeluruh. Hasil penelitian menunjukkan dari 20 anak yang ada pada kelompok B PAUD Al Muttaqin yang paham dan mampu mengenal dan menulis angka dengan gambar pola angka bisa mencapai 3 anak dengan nilai istimewa yakni 90 atau 5%, 4 anak dengan nilai sangat baik yakni dengan nilai 80 atau 20%, 7 anak dengan nilai baik yakni dengan nilai 75 atau 35%, serta 5 anak dengan nilai sangat cukup yakni dengan nilai 65 atau 25%, sedangkan yang belum mampu ada 1 orang anak. Media flashcard ini perlu untuk diterapkan sejak dini karena masih jarang dipergunakan untuk kegiatan pembelejaran mengenal lambang bilangan. Pembuatan media flashcard tergolong mudah, untuk itu perlu kekreatifan guru agar tercipta media-media flashcard yang lebih inovatif sesuai dengan tingkat pencapaian perkembangan yang akan dicapai, maka media flashcard ini layak digunakan sebagai media pembelajaran pada anak kelompok B khususnya untuk meningkatkan kemampuan mengenal lambang bilangan.


Kata Kunci    :           Kemampuan Mengenal angka, Media Flash Card.
                                                                                    




Continue Reading →