Jumat, 14 Desember 2018

Istilah Korelasim, Relasi, Populasi, Sampel, Frekuensi, Distribusi, Hipotesis

Korelasi
  • Hubungan antara dua atau lebih variabel yang memiliki skala pengukuran kategori.
  • Kalau korelasi itu untuk dua variabel, satu variabel independen dan satu variabel dependen.Sementara kalo regresi itu untuk lebih dari dua variabel, lebih dari satu variabel independen dan satu variabel dependen."
Relasi
·         Hubungan antara dua elemen himpunan. Hubungan ini bersifat abstrak, dan tidak perlu memiliki arti apapun baik secara konkrit maupun secara matematis.
·         Hipotesis adalah penjelasan sementara tentang tingkah laku, gejala-gejala, atau kejadian tertentu yang telah terjadi atau yang akan terjadi. Suatu hipotesis adalah pernyataan masalah yang spesifik. Karakteristik hipotesis yang baik adalah: dapat diteliti, menunjukkan hubungan antara variable-variabel, dapat diuji, mengikuti temuan-temuan penelitian terdahulu.
Populasi

  • Keseluruhan pengamatan yang menjadi perhatian kita baik yang berhingga maupun tak berhingga jumlahnya.

Sampel

  • Bagian dari jumlah dan karakteristik yang dimiliki oleh populasi tersebut. Penelitian sampel sebagai prosedur untuk menentukan sebagian dari populasi, diambil dan dipergunakan untuk menentukan ciri dan sifat yang dikehendaki dari populasi.

Frekuensi
  • Ukuran jumlah putaran ulang per peristiwa dalam selang waktu yang diberikan. Untuk memperhitungkan frekuensi, seseorang menetapkan jarak waktu, menghitung jumlah kejadian peristiwa, dan membagi hitungan ini dengan panjang jarak waktu. Hasil perhitungan ini dinyatakan dalam satuan hertz (Hz) yaitu nama pakar fisika Jerman Heinrich Rudolf Hertz yang menemukan fenomena ini pertama kali. Frekuensi sebesar 1 Hz menyatakan peristiwa yang terjadi satu kali per detik.
Distribusi
·         Distribusi artinya proses yang menunjukkan penyaluran barang dari produsen sampai ke tangan masyarakat konsumen. Produsen artinya orang yang melakukan kegiatan produksi. Konsumen artinya orang yang menggunakan atau memakai barang/jasa dan orang yang melakukan kegiatan distribusi disebut distributor.

Hipotesis
Hipotesis nol/ Nihil : Idak ada pengaruh, tidak ada interaksi, tidak ada hubungan, atau tidak ada perbedaan,
Hipotesis alternative adalah pernyataan operasional dari hipotesis penelitian.
Bila hipotesis alternatif berdasarkan teori maka disebut hipotesis deduktif. Tetapi bila hipotesis alternatif berdasarkan pengamatan disebut hipotesis induktifh, 3.hipotesis non- directional tidak menunjukkan suatu arah. Untuk itu digunakan uji dua pihak, 4.hipotesis directional memperlihatkan arah pengaruh atau arah perbedaan.
Contoh hipotesis nol/ Nihil (Ho) ; Tidak ada perbedaan kreatifitas antara anak yang diberi keleluasaan dengan anak yang dikekang dalam keluarga.
Contoh hipotesis alternative (Ha) ; Ada perbedaan kreativitas antara anak yang diberi keleluasaan dengan anak yang dikekang dalam keluarga atau Kreativitas anak yang diberi keleluasaan lebih tinggi daripada kreativitas anak yang dikekang (hubungan positif) ; atau kreativitas anak yang dikekang lebih tinggi daripada kreativitas anak yang diberi keleluasaan (hubungan negatif).
Arah Hubungan tidak jelas. Misalnya: ada hubungan antara….. dan……..Istilah hipotesis dalam arti yang lain, yaitu jka mengacu pada statistik, akan jelas terlihat jika kita berbicara tentang pengujian (testing), hipotesis . disini kata hipotesis mengacu pada hipotesis yang berorientasi pada statistik, yang biasa disebut hipotesis nihil (null hypothesis, Ho).
Hipotesis nihil mempostulasikan bahwa tidak ada perbedaan bermakna secara statistik antara fenomena yang terjadi perbedaan karena kebetulan (by chance) dengan evaluasi statistik perilaku data yang diamati dalam penelitian observasional atau analitik. Biasanya hipotesis nihil dinyatakan: “ tidak ada perbedaan/ hubungan antara…….dan……….”
Hipotesis nihil tidak banyak kontribusinya dalam mencapai tujuan utama penelitian dasar, yaitu penelitian yang sistematis guna mengungkapkn kebenaran. Jika ternyata perbedaan tersebut benar-benar terjadi dan besar perbedaan tersebut sedemikian rupa sehingga melebihi kebolehjadian yang disebabkan oleh random erreor atau  pure chance,  maka disimpulkan bahwa variabel luar/ pengacau (intervening variable) berpengaruh pada data tersebut, konsekuensinya adalah hipotesis nihil ditolak.




.


0 komentar:

Posting Komentar